Benarkah breadcrumbs tidak baik buat SEO Blog? Ada dua pendapat. Pertama, Breadcrumbs manis buat SEO. Kedua, Breadcrumbs tidak SEO Friendly.

Blogger yang belum paham soal breadcrumbs, baca dulu ini ya: Pengertian dan Cara Membuat Breadcrumbs di Blog.

Alasan Breadcrumbs Baik buat SEO

Pendapat pertama antara lain menurut hasil penelitian NN Grup bahwa Breadcrumb Navigation Increasingly Useful dan sangat berkhasiat untuk user (pengunjung/pembaca).

Intinya, banyak laba dari memasang breadcrumbs, selain ia juga diindeks oleh Google. Lagi pula, breadcrumbs tidak memakan banyak space di halaman posting. Ukuran hurufnya juga biasanya kecil.

Alasan Breadcrumbs Tidak Baik buat SEO

Pendapat kedua, sejauh ini, dikemukakan oleh MBT dalam posting Why Breadcrumbs are not SEO Friendly for your Blog? Alasannya, Breadcrumbs itu merusak permalink blog yang memainkan tugas penting dalam membidik kata kunci.

"Unfortunately Breadcrumbs destroy the advantages of Permalinks which play great role in targeting rich keywords," katanya. Di hasil pencarian Google (SERP), Breadcrumbs menutup atau mengganti permalink atau url posting blog yang biasa mengandung kata kunci.

Dengan adanya Breadcrumbs, Google bukan mengindeks kata kunci, tapi Label dan ini gak manis buat rangking blog di SERP.

Pendapat kedua yang mengatakan Breadcrumbs Tidak Bagus buat SEO Blog ini juga berasalan, dengan adanya Breadcrumbs, maka "Costum Permalink" jadi percuma  karena nantinya tertutup atau tergantikan oleh Breadcrumbs.

Kesimpulan, Jalan Tengah soal Breadcrumbs

Terus, mana dong yang benar? Jadinya Breadcrumbs Itu Bagus atau Tidak Bagus buat SEO Blog?

MBT sama sekali tidak melarang breadcrumbs. Bahkan, kata MBT, breadcrumbs sebaiknya dipasang di blog/website toko online untuk identifikasi produk dan kategori produk.

Bagi yang sudah "telanjur jatuh cinta" sama breadcrumbs, disarankan menambahkan tag rel='noindex' di breadcrumbs supaya Google tidak mengindeksnya.

CB sendiri menentukan pendapat yang kedua, tapi tidak menghapus breadrcrumbs. Lho?

Begini, satu sisi CB ingin mempertahankan kegunaan breadcrumbs bagi user. Tapi di sisi lain, CB juga ingin yang diindeks Google itu Permalink, bukan Breadcrumbs. Maka, jalan tengahnya yaitu itu tadi > menambahkan tag rel='noindex' di breadcrumbs!

Caranya? Ini dia....

Cara Menambahkan rel='noindex' di Breadcrums

1. Template > Edit HTML
2. Cari isyarat berikut ini di jajaran isyarat breadcrumbs:

<a expr:href='data:label.url' property='v:title' rel='v:url'><data:label.name/></a> 

Tambahkan tag rel='noindex' di dalamnya sehingga menjagi begini:

<a expr:href='data:label.url' property='v:title' rel='v:url,noindex'><data:label.name/></a> 


Inilah perubahannya! Perhatikan url link yang ada sempurna di bawah judul goresan pena (post title):

SEBELUM DITAMBAH REL=NOINDEX
(Yang Terindeks Breadcrumbs)

Benarkah breadcrumbs tidak baik buat SEO Blog Benarkah Breadcrumbs Tidak Baik buat SEO Blog?

SETELAH DITAMBAH REL=NOINDEX
(Yang Terindeks Permalink)

Benarkah breadcrumbs tidak baik buat SEO Blog Benarkah Breadcrumbs Tidak Baik buat SEO Blog?

Sekarang pilihan ada di tangan Anda, apakah yang mau diindeks Google itu:
1. Nama blog dan label/kategori?
2. Permalink posting blog?

Menurut CB, kalau label/kategori posting Anda sudah mengandung kata kunci yang dibidik, dan Anda juga tidak melaksanakan "Custom Permalink", ya pilih no. 1, yaitu tetap memasang breadcrumb dan tidak usah dipasang rel=noindex.

Kesimpulan CB: breadcrumbs tetap baik buat SEO blog, selama label blog mengandung kata kunci yang kita bidik! Tapi kalau labelnya tak memuat kata kunci, dan Anda melaksanakan "custom permalink", maka lengkapi breadcrumbs Anda dengan rel=noindex, atau hapus sama sekali!

Pendapat Anda...???
Share To:

Endo Sadewa

Post A Comment:

0 comments so far,add yours