POSTING Cara Membuat Barcode untuk Blog ini dibentuk terkait rencana Dewan Pers yang akan menciptakan barcode untuk media resmi, yaitu media pers atau media jurnalistik (situs berita) yang dikelola perusahaan atau forum pers.

Seperti marak diberitakan, barcode ini dibentuk untuk memerangi media penyebar isu palsu (hoax), sekaligus membedakan media resmi dengan media abal-abal. (Baca: Pengertian Media Online: Profesional, Partisan, dan Abal-Abal).

Salah satu pola barcode yaitu menyerupai gambar di bawah ini. Ini barcode CB Blogger :) Pelayan toko swalayan atau minimarket sudah tidak abnormal dengan namanya barcode yang ada di barang yang dibeli konsumen.

 Cara Membuat Barcode untuk Blog ini dibentuk terkait rencana  Cara Membuat Barcode untuk Blog

Pengertian Barcode

Apa itu barcode? Menurut Wikipedia, barcode atau isyarat batang atau isyarat palang yaitu suatu kumpulan data optik yang dibaca mesin. Sebenarnya, isyarat batang ini mengumpulkan data dalam lebar (garis) dan spasi garis paralel dan sanggup disebut sebagai isyarat batang atau simbologi linear atau 1D (1 dimensi). Tetapi juga mempunyai bentuk persegi, titik, heksagon dan bentuk geometri lainnya di dalam gambar yang disebut isyarat matriks atau simbologi 2D (2 dimensi). Selain tak ada garis, sistem 2D sering juga disebut sebagai isyarat batang.

Dalam konteks media, barcode yaitu tanda atau identitas bahwa media tersebut resmi, legal, terdaftar di Dewan Pers, dan merupakan media jurnalistik. Media resmi mempunyai ciri utama berbadan hukum, yakni perusahaan pers.

Bagaimana dengan Blog?

Blog bukan media pers, meskipun media jurnalisti, situs berita, dan jenis website lain sanggup dibentuk dengan platform Blogger dengan memakai Template Blog Berita dan niche blog berita aktual.

Sejatinya blog yaitu situs eksklusif yang dimiliki oleh individu untuk membuatkan pengalaman, pengetahuan, tips, ide, pemikiran, juga personal branding serta blog toko online (bisnis online).

Jadi, blog bukan wilayah Dewan Pers, tapi ranah eksklusif sebagaimana media sosial. Jika ada konten blog yang melanggar hukum, menyerupai UU ITE, maka pemerintah bertindak.

"Wilayah hukum" para blogger utamanya yaitu Kebijakan Konten Blogger, menyerupai dilarang berisi ujaran kebencian, konten dewasa, kasar, kekerasan, pelecehan, konsen salinan (copy paste) yang melanggar hak cipta, dsb.

Kebijakan itu tidak jauh berbeda dengan isyarat etik jurnalistik bagi kalangan media isu dan UU ITE.

Dengan demikian, blog tidak harus mendapat barcode, kecuali blog isu yang dikelola secara serius dengan adanya tubuh aturan dan administrasi redaksi (wartawan) semoga diakui sebagai media resmi.

Untuk barcode, sudah usang ada Online Barcode yang sanggup dipasang di blog kita, contohnya di sidebar.

Cara Membuat Barcode untuk Blog

Jika Anda ingin memasang barcode di blog, ikuti langkah ini:

1. Buka Online Barcode

 Cara Membuat Barcode untuk Blog ini dibentuk terkait rencana  Cara Membuat Barcode untuk Blog

2. Isi kolom "Your Text" dengan nama blog Anda.
3. Klik "Generate Barcode"
4. Dapatkan isyarat HTML untuk dipasang di sidebar atau di Halaman About.
5. Beres!

INI CONTOH BARCODE BLOG 

 Cara Membuat Barcode untuk Blog ini dibentuk terkait rencana  Cara Membuat Barcode untuk Blog

Link Online Barcode: 
https://www.barcodesinc.com/generator/index.php

Demikian Cara Membuat Barcode untuk Blog, biar blog juga tidak kalah dengan media pers. Good Luck & Happy Blogging! (www.idtutorial.com).*

Share To:

Endo Sadewa

Post A Comment:

0 comments so far,add yours